Cara Mudah Backup Blog WordPress Dengan UpdraftPlus

Cara Mudah Backup Blog WordPress Dengan UpdraftPlus

Teman-teman sedang mencari plugin backup. Masih bingung plugin yang mana akan di install. Atau sudah pernah mencoba beberapa plugin untuk backup, tapi kecewa dengan fiturnya. Sudah tahu plugin UpdraftPlus? Plugin ini dapat melakukan dua hal sekaligus, yaitu backup dan restore. 

Tidak itu saja, UpdraftPlus juga bisa diatur secara terjadwal untuk melakukan backup dan proses backup mendukung aplikasi Cloud storage. Tutorial cara mudah backup blog WordPress dengan UpdraftPlus akan menjelaskan konfigurasi backup menggunakan Google Drive.

Install dan Aktifkan Plugin

Install dan aktifkan plugin UpdraftPlus, setelah itu, klik menu Settings, cari UpdraftPlus Backups dan pilih tab settings. Carilah kata-kata copying your backup to remote storage, inilah yang harus teman-teman konfigurasi untuk pertama kali. Pada choose your remote storage, pilihlah Google Drive.

Kenapa Google Drive? karena Google Drive memberikan storage yang besar untuk akun free yaitu 15 Gb, silahkan dibandingkan dengan akun free Cloud storage lainnya.

Konfigurasi UpdraftPlus 1Gambar 1

Buat Projek Baru

Selanjutnya, untuk mendapatkan Google Drive client ID dan client Secret, cari dan klik “follow this link to your Google API Console, and there activate the drive API and create a client ID in the API Access section” dan login menggunakan akun email Google.

Pada halaman Google development console (perlu diketahui bahwa halaman Google development console akan selalu mengalami perubahan dan berdampak pada tutorial ini) klik create project, akan muncul window new project, isikan project name UpdraftPlus. Klik Create.

Konfigurasi UpdraftPlus 2Gambar 2

Selanjutnya, klik enable and manage APIs, cari Google Apps APIs dan klik Drive API, klik enable API untuk mengaktifkannya. Klik menu Credentials dan klik OAuth consent screen, isikan Email Address, Product Name dan Homepage URL, untuk yang lainnya dikosongkan saja dan klik Save.

Konfigurasi UpdraftPlus 3Gambar 3

Selanjutnya pada Credential, klik Add create Credential dan pilih OAuth client ID, untuk Application Type, klik Web Application dan isikan Name misalnya UpdraftPlus, Authorized JavaScript original isikan alamat website/blog dan untuk Authorized redirect URIs isikan link yang sudah ditentukan pada halaman admin UpdraftPlus, cari infomasi “http://namadomainanda.com/wp-admin/options-general.php?action=updraftmethod-googledrive-auth”. Klik Create.

Konfigurasi UpdraftPlus 4Gambar 4

Akan muncul informasi Oauth client yang berisi client ID dan client secret.

Konfigurasi UpdraftPlus 5Gambar 5

Konfigurasi Plugin

Selanjutnya, copy client ID ke Google Drive client ID dan client secret ke Google Drive client secret pada UpdraftPlus dan klik Save Changes.

Konfigurasi UpdraftPlus 6Gambar 6

Teman-teman akan melihat info UpdraftPlus “click here to authenticate your Google Drive account (you will not to be able to back up to Google Drive without it)”. Klik link itu untuk proses konfirmasi dan pada halaman selanjutnya terdapat penjelasan seperti ini “view and manage the files in your Google Drive”, silahkan klik Accept.

Info sukses dari UpdraftPlus: “you have authenticate your Google Drive account. Name NamaLengkapEmailAnda. Your Google Drive quota usage: 0% usage, 15360 Mb available”. AYO Baca Juga “5 Plugin Utama Untuk WordPress Anda”

Konfigurasi UpdraftPlus 7Gambar 7

Selanjutnya untuk configure backup contents and schedule, pada file backup interval dan database backup intervals bisa dipilih manual, every 4 hours, every 8 hours, every 12 hours, DLL. Pada retain this many scheduled backups, isikan 2 atau 4.

Untuk Include in files backup, centang plugins, themes dan uploads sedangkan untuk exclude these, isikan updraft*,upgrade* atau folder lainnya yang tidak diikutkan dalam proses backup. Klik Save Change.

Konfigurasi UpdraftPlus 8Gambar 8

Untuk memastikan bahwa semua settings sudah OK, klik tab Current Status dan klik Backup Now. Akan muncul window UpdraftPlus performa one-time backup, untuk melanjutkannya klik Backup Now. Proses creating file backup zips sedang berlangsung, tunggulah proses ini sampai selesai.

Untuk melihat hasil dari file backup, klik tab Existing Backups, silahkan klik View Log untuk melihat seluruh log dari proses backup.

Konfigurasi UpdraftPlus 9Gambar 9

Konfigurasi UpdraftPlus 10Gambar 10

Cek Hasil Backup

Untuk memastikan bahwa file backup sudah tersimpan, silahkan cek di akun Google Drive teman-teman, ada folder UpdraftPlus sudah berisi empat file, yaitu; db.zip, plugins.zip, themes.zip dan uploads.zip.

Konfigurasi UpdraftPlus 11Gambar 11

Demikian tutorial cara mudah backup blog WordPress dengan UpdraftPlus, teman-teman dapat juga mengkonfigurasi advanced/debugging settings untuk melakukan split archives dengan menentukan besarnya backup archives, misalnya 50 Mb atau disesuaikan dengan kebutuhan.

MAU bertanya dan berbagi pengalaman tentang artikel ini, AYO berikan komentarnya, tapi, baca dulu Term Of Service pada poin 3 dan 4 sebelum menuliskan komentar.

Leave a Reply

4 Comments On "Cara Mudah Backup Blog WordPress Dengan UpdraftPlus"

avatar
Halomuda
Guest
Halomuda

Terima kasih mas, tutorial tentang UpdraftPlusnya sangat bermanfaat. Salam kenal ya?

Oemar Gaptek
Guest
Oemar Gaptek

Nice share, biasanya ane pake Dropbox, kecil spacenya walau udah earn bonus pake referral sendiri.

Close
error: